Bandung dan Tokoh-Tokoh di Indonesia (2)

Setelah mengulas pada bagian satu, kayaknya kita musti mengulas kisah yang lain nih Sob. Setelah ditelusuri, ternyata ada banyak tokoh di Indonesia yang punya kisah menrik dengan kota kembang ini. beberapa diantaranya:

  • Tan Malaka

Pada tanggal 2 Maret 1922, pemerintah kolonial menangkap Tan Malaka di Bandung. Penangkapan ini dilakukan setelah terjadi pemogokan besar-besaran buruh pelabuhan dan pabrik minyak. Tan Malaka ditahan dan diasingkan ke negeri Belanda. Ini dilakukan sebagai hukuman atas langkah-langkah politiknya. Kondisi ini mendorong petualangannya lebih jauh lagi. Ia menghabiskan waktunya dari satu negara ke negara lainnya selama duapuluh tahun. Lalu memutuskan kembali ke Indonesia tahun 1942 bersamaan dengan pendudukan Jepang.

  • R.M Panji Sosrokartono

Kaum bangsawan di Belanda menjulukinya “Pangeran dari Tanah Jawa”. Raden Mas Panji Sosrokartono, kakak R.A. Kartini, selama 29 tahun, sejak 1897, mengembara ke Eropa. Ia bergaul dengan kalangan intelektual dan bangsawan di sana. Mahasiswa Universitas Leiden itu kemudian menjadi wartawan perang Indonesia pertama pada Perang Dunia I.

Di Indonesia, Sosrokartono mendirikan sekolah dan perpustakaan. Ia juga membuka rumah pengobatan Darussalam di Bandung (di Jalan Pungkur 7). Selama 29 tahun ia hidup melanglang Eropa. Di Bandung ia mendirikan perpustakaan dan rumah pengobatan. Kini bangunan di Jalan Pungkur No. 7 itu sudah nggak ada lagi. Penghuninya sudah berganti, begitu juga nomor rumahnya. Kini nomor rumahnya menggunakan sistem penomoran yang baru sejak 1960-an. Kartono diperkirakan menempati deretan bangunan yang kini sudah berubah menjadi toko listrik, swalayan di Gedung Mansion, serta sebuah apotek yang terletak di sudut Jalan Pungkur dan Jalan Dewi Sartika.

  • Iwan Fals

Siapa yang menyangka seorang musisi kenamaan ini punya cerita dengan Bandung. Iwan Fals menghabiskan masa kecilnya di Bandung. Sebelum akhirnya ikut saudaranya ke Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Alumni SMPN 5 Bandung dan SMAK BPK Bandung ini bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun. Waktu itu Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *