Mereka yang Hilang dari Bandung

Kalau kamu lagi di Bandung dan sempat berkunjung ke daerah Jln. situ Aksan-Suryani (dekat pintu tol Pasirkoja), daerah dekat kawasan perajin tahu Cibuntu, di sana berdiri perumahan mentereng. Tahu nggak kalau disana dulu ada tempat wisata?

Jadi Sob, dulu di daerah disebut sebagai Situ Aksan. Situ Aksan dulu terkenal sebagai  tempat wisata. Dulu, masyarakat bisa berlayar di tengah-tengah danau. Seperti di Situ Ciburuy sekarang ini Sob.

Ya begitulah Sob, kalau pembangunan sudah merajalela. Buat kamu yang dulu pernah ke Bandung lalu balik lagi ke Kota ini, pasti kamu heran. Soalnya, sudah banyak daerah-daerah di Bandung yang semacam menjadi ‘tumbal’ pembangunan.

Bisa ditebak, generasi ke depan mungkin nggak ingak kalau kawasan Buah Batu dulunya adalah persawahan. Ya gimana mau ingat Sob. Lihat aja belum pernah. Sebuah kawasan persawahan di perempatan Jln. Buah Batu – Jln. Soekarno-Hatta kini lenyap nggak berbekas.

Sama halnya dengan cerita peninggalan Situ Hiang. Peninggalan Situ Hiang terbentuk akibat aliran sungai Citarum Purba yang tersumbat oleh muntahan lahar letusan Gunung Tangkubanparahu.

Situ Hiang menyisakan lebih dari dua belas alur sungai yang mengalir dari kaki gunung sekeliling Bandung, muaranya ke Sungai Citarum. Sebagai “efek sampingan” terdapat sejumlah situ (danau) di sekitar Bandung ini.

Juga tentang Danau Bandung Purba yang mewariskan nama-nama: Rancaekek, Rancabali, Rancagoong, dsb. Ranca dalam bahasa Sunda berarti ‘rawa’. Begitu pula dulu lapangan Gasibu di depan Gedung Sate merupakan danau luas.

Kalau kamu pernah ke daerah Bandung Timur kamu pasti tahu kawasan rawa Ciendog (yang terbentang dari kawasan Gedebage/Rancaekek). Situ disini pada masanya sering mengganggu perjalanan kereta pai Bandung Cicalengka. Sekarang pun kawasan ini masih kerap dilanda banjir. Kawasan ini tepatnya berada di sebelah selatan kawasan Cibiru Wetan (SMAN 1 Cileunyi). Air situ tersebut sering meluap menggenagi rel kereta api, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan angkutan umum.

Adapun peninggalan danau/situ lain di Bandung yang mungkin sekarang nggak berbekas sama sekali yaitu Situ Ciloloeun. Nah, kamu pasti juga sudah nggak tahu kan. Letaknya di tepi Jln. Cigereleng, sebuah kawasan antara Bandung – Dayeuhkolot.

Wew, ternyata ada banyak danau yang hilang dari Bandung ya Sob. Buat kamu yang urang Bandung, ada baiknya mengambil banyak gambar dari Kota Bandung, siapa tahu dua tahun kedepan sudah banyak tempat-tempat rekreasi itu yang sudah berubah nentuk. Hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *